Candi Mendut Magelang

Written by Destinesa

Feb 18, 2023

18 Februari 2023

Candi Mendut Magelang adalah sebuah situs sejarah dan keagamaan yang terletak di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Indonesia. Candi ini dibangun pada awal abad ke-9 Masehi pada masa pemerintahan dinasti Syailendra dan merupakan salah satu dari tiga candi Buddha terbesar di wilayah Jawa Tengah, yaitu Candi Borobudur, Candi Pawon, dan Candi Mendut.

Candi Mendut memiliki keunikan tersendiri dalam arsitektur dan ornamennya, terutama pada relief yang terdapat di dinding-dindingnya. Relief ini menggambarkan kisah-kisah kehidupan Buddha serta ajaran-ajaran agama Buddha.

Selain sebagai objek wisata sejarah dan keagamaan, Candi Mendut juga digunakan sebagai tempat peribadatan oleh umat Buddha Indonesia pada hari-hari raya seperti Waisak. Selain itu, di sekitar Candi Mendut terdapat pasar suvenir yang menjual berbagai macam produk kerajinan tangan dan oleh-oleh khas Magelang dan Jawa Tengah.

Arsitektur Candi Mendut Magelang

Candi Mendut memiliki arsitektur yang khas dan unik. Candi ini terdiri dari tiga bagian utama yaitu plinth (pundak), body (badan) dan atap.

Plinth Candi Mendut terdiri dari lima tingkat dan berbentuk persegi panjang. Pada bagian ini terdapat relief yang menggambarkan makhluk-makhluk mitologi seperti kinnara dan kinnari, serta dewa-dewi Hindu.

Body Candi Mendut memiliki struktur berbentuk susunan kotak yang di atasnya terdapat lima buah stupa yang dihiasi relief.

Baca Juga : Candi di Jogja

Stupa di tengah merupakan yang terbesar dan di atasnya terdapat lingga sebagai lambang dari Buddha. Stupa lainnya terletak di kiri dan kanan stupa tengah. Pada bagian ini terdapat juga relief yang menggambarkan cerita-cerita Jataka yang menceritakan kehidupan Buddha pada masa-masa sebelum menjadi Buddha.

Atap Candi Mendut memiliki bentuk piramida dan terdiri dari empat tingkat. Atap bagian bawah dihiasi dengan reliefs yang menunjukkan ajaran-ajaran agama Buddha. Pada bagian atap kedua terdapat relief yang menggambarkan para bodhisattva dan dewa-dewi.

Atap ketiga dihiasi dengan relief yang menggambarkan Buddha Gautama sedang duduk di atas takhta, dan atap keempat dihiasi dengan relief yang menggambarkan Buddha Mahakasyapa, seorang biksu yang memimpin konfrensi pertama umat Buddha setelah kematian Buddha Gautama.

Secara keseluruhan, arsitektur Candi Mendut sangat mengagumkan dan menjadi bukti sejarah perkembangan kebudayaan Hindu-Buddha di Indonesia pada masa lalu.

Sejarah Candi Mendut

Sejarah Candi Mendut berawal pada masa pemerintahan Dinasti Syailendra di Jawa Tengah pada abad ke-8 hingga ke-9 Masehi. Candi Mendut diperkirakan dibangun pada awal abad ke-9 Masehi sebagai salah satu dari serangkaian bangunan keagamaan yang dibangun oleh Raja Indra di daerah yang sekarang dikenal sebagai Kabupaten Magelang.

Candi Mendut memiliki fungsi sebagai tempat peribadatan agama Buddha, sekaligus sebagai pusat pendidikan agama Buddha. Candi ini merupakan bagian dari rangkaian candi Buddha di Jawa Tengah yang terdiri dari Candi Borobudur, Candi Pawon, dan Candi Mendut. Candi Mendut memiliki peran penting dalam sejarah agama Buddha di Indonesia, terutama pada masa Dinasti Syailendra yang mempromosikan agama Buddha dan membangun berbagai candi Buddha yang spektakuler di wilayah Jawa Tengah.

Setelah masa kejayaan Dinasti Syailendra, Candi Mendut sempat ditinggalkan dan dilupakan selama beberapa abad. Pada abad ke-19, candi ini ditemukan kembali oleh Belanda dan kemudian direstorasi pada tahun 1897. Pada masa penjajahan Belanda, Candi Mendut sempat dijadikan sebagai markas tentara Belanda dan rusak parah akibat peperangan pada masa itu.

Setelah kemerdekaan Indonesia, Candi Mendut menjadi salah satu objek wisata sejarah dan keagamaan yang populer di Jawa Tengah. Candi ini juga digunakan sebagai tempat peribadatan umat Buddha Indonesia pada hari raya Waisak dan menjadi saksi bisu dari kejayaan agama Buddha di Indonesia pada masa lalu.

Legenda Candi Mendut Magelang

Ada beberapa legenda yang berkaitan dengan Candi Mendut. Salah satu legenda yang paling populer adalah legenda tentang asal usul Candi Mendut.

Menurut legenda, Candi Mendut awalnya adalah sebuah pura yang dibangun oleh seorang raja Hindu bernama Indra. Pada suatu hari, Indra melihat sosok wanita cantik yang sedang mandi di sebuah sungai. Wanita itu ternyata adalah Dewi Tara, dewi pelindung yang disembah oleh umat Buddha.

Melihat kecantikan dan kemuliaan Dewi Tara, Indra berjanji untuk mengabdikan dirinya pada agama Buddha dan membangun sebuah kuil untuk menghormatinya. Namun, Dewi Tara menolak permintaan Indra dan meminta agar kuil yang dibangun tidak hanya untuknya, melainkan juga untuk tiga Buddha Agung, yaitu Buddha Gautama, Buddha Dharma, dan Buddha Sangha.

Indra menyanggupi permintaan tersebut dan membangun Candi Mendut untuk menghormati keempat tokoh Buddha tersebut. Konon, dalam pembangunan Candi Mendut, Indra dibantu oleh para dewa dan raksasa yang dipimpin oleh Gatotkaca.

Legenda ini menunjukkan bahwa Candi Mendut memiliki makna yang sangat penting bagi umat Buddha, karena merupakan tempat suci yang didedikasikan untuk menghormati tiga Buddha Agung dan Dewi Tara. Legenda ini juga menunjukkan bahwa Candi Mendut memiliki pengaruh Hindu yang kuat, karena dibangun oleh seorang raja Hindu.

Pemugaran Candi Mendut Magelang

Candi Mendut telah mengalami beberapa proses pemugaran dan restorasi sepanjang sejarahnya. Proses pemugaran pertama dilakukan pada akhir abad ke-19 oleh pihak Belanda yang menemukan kembali candi tersebut.

Pada waktu itu, Candi Mendut ditemukan dalam kondisi yang cukup memprihatinkan dan butuh perbaikan. Pihak Belanda kemudian memulai proses pemugaran untuk memulihkan kondisi candi yang rusak dan melindungi situs bersejarah tersebut dari kerusakan lebih lanjut.

Selain itu, pada masa penjajahan Jepang, Candi Mendut digunakan sebagai pos militer dan mengalami kerusakan yang cukup parah akibat serangan bom dan senjata api. Setelah Indonesia merdeka, proses pemugaran dan restorasi Candi Mendut kembali dilakukan pada tahun 1977 oleh pemerintah Indonesia dengan dukungan dari UNESCO.

Proses pemugaran dan restorasi ini dilakukan untuk mengembalikan keaslian dan keindahan Candi Mendut, serta melindungi situs bersejarah tersebut dari kerusakan lebih lanjut. Proses pemugaran dilakukan dengan hati-hati dan menggunakan teknik yang tepat agar tidak merusak bagian-bagian candi yang masih utuh.

Pada proses pemugaran tersebut, beberapa bagian dari Candi Mendut yang rusak atau hilang, seperti atap dan tiang penyangga, diganti dengan bahan yang sesuai dengan bahan aslinya. Selain itu, beberapa bagian relief yang rusak juga direstorasi agar bisa terlihat lebih jelas dan memperindah bangunan candi.

Saat ini, Candi Mendut telah menjadi salah satu objek wisata sejarah dan keagamaan yang terkenal di Jawa Tengah, dan menjadi saksi bisu dari kejayaan agama Buddha di Indonesia pada masa lalu.

Lokasi Candi Mendut

Candi Mendut terletak di Desa Mendut, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Lokasinya berada sekitar 3 kilometer sebelah timur dari Candi Borobudur, atau sekitar 40 kilometer sebelah barat dari kota Yogyakarta.

Candi Mendut dapat dijangkau dengan berbagai moda transportasi, seperti kendaraan pribadi, angkutan umum, dan taksi. Jika menggunakan kendaraan pribadi, pengunjung dapat mengikuti jalan raya yang menghubungkan Magelang dan Yogyakarta. Setelah melewati Candi Borobudur, pengunjung dapat terus mengikuti jalan tersebut hingga menemukan tanda-tanda arah ke Candi Mendut.

Selain itu, pengunjung juga dapat menggunakan angkutan umum seperti bus atau travel dari kota Yogyakarta atau Magelang menuju Candi Borobudur, kemudian melanjutkan perjalanan dengan menggunakan taksi atau ojek untuk mencapai Candi Mendut.

Jarak antara Candi Borobudur dan Candi Mendut hanya sekitar 3 kilometer, sehingga perjalanan dari Candi Borobudur ke Candi Mendut tidak memakan waktu yang lama.

Rute Menuju Candi Mendut

Berikut adalah beberapa rute yang dapat ditempuh untuk menuju Candi Mendut dari beberapa titik terdekat:

  1. Dari Yogyakarta:
  • Naik taksi, ojek, atau kendaraan pribadi menuju Jalan Magelang.
  • Ikuti jalan raya menuju arah Magelang hingga melewati Candi Borobudur.
  • Terus mengikuti jalan tersebut sekitar 3 kilometer hingga sampai di Candi Mendut.
  1. Dari Magelang:
  • Naik taksi, ojek, atau kendaraan pribadi menuju arah Candi Borobudur.
  • Setelah sampai di Candi Borobudur, terus mengikuti jalan raya sekitar 3 kilometer hingga sampai di Candi Mendut.
  1. Dari Bandara Adisucipto Yogyakarta:
  • Naik taksi atau kendaraan pribadi menuju Jalan Solo-Yogyakarta.
  • Terus mengikuti jalan tersebut hingga sampai di Jalan Magelang.
  • Ikuti jalan raya menuju arah Magelang hingga melewati Candi Borobudur.
  • Terus mengikuti jalan tersebut sekitar 3 kilometer hingga sampai di Candi Mendut.
  1. Dari Stasiun Tugu Yogyakarta:
  • Naik taksi atau kendaraan pribadi menuju Jalan Magelang.
  • Ikuti jalan raya menuju arah Magelang hingga melewati Candi Borobudur.
  • Terus mengikuti jalan tersebut sekitar 3 kilometer hingga sampai di Candi Mendut.

Selain itu, terdapat pula angkutan umum seperti bus dan Paket Wisata Jogja yang bisa digunakan dari Yogyakarta atau Magelang menuju Candi Borobudur. Setelah sampai di Candi Borobudur, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan menggunakan taksi atau ojek untuk mencapai Candi Mendut.

Tiket Masuk Candi Mendut

Tiket masuk untuk Candi Mendut tergantung pada kategori pengunjung dan asal negara pengunjung tersebut. Berikut ini adalah rincian harga tiket masuk Candi Mendut:

  1. Wisatawan domestik:
  • Dewasa: Rp 10.000
  • Anak-anak: Rp 5.000
  1. Wisatawan mancanegara:
  • Dewasa: Rp 30.000
  • Anak-anak: Rp 15.000

Harga tiket masuk dapat berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Selain itu, ada juga tiket paket yang bisa dibeli untuk mengunjungi beberapa objek wisata di sekitar Candi Mendut Magelang, seperti Candi Borobudur dan Candi Pawon.

Tiket paket ini biasanya lebih murah dibandingkan membeli tiket masuk secara terpisah. Untuk informasi lebih lanjut mengenai tiket paket dan harga tiket masuk terbaru, pengunjung dapat menghubungi pihak pengelola Candi Mendut atau melakukan pengecekan melalui website resmi objek wisata tersebut.

Aktivitas di Candi Mendut

Berikut adalah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Candi Mendut:

  1. Menikmati keindahan arsitektur: Candi Mendut merupakan salah satu candi yang memiliki arsitektur yang sangat indah dan megah. Pengunjung dapat menikmati keindahan arsitektur candi ini dengan mengelilingi kompleks candi atau dengan berfoto di depan candi.
  2. Beribadah: Candi Mendut merupakan candi Buddha yang masih digunakan untuk beribadah oleh umat Buddha. Pengunjung yang ingin beribadah dapat mengikuti acara keagamaan yang diadakan di candi tersebut.
  3. Meditasi: Bagi pengunjung yang tertarik dengan meditasi, Candi Mendut juga menyediakan fasilitas untuk meditasi. Pengunjung dapat meminta bantuan dari pihak pengelola candi untuk mendapatkan panduan meditasi.
  4. Menikmati keindahan alam: Selain keindahan arsitektur candi, pengunjung juga dapat menikmati keindahan alam di sekitar Candi Mendut. Di sekitar candi terdapat area hijau yang luas dan asri yang bisa menjadi tempat untuk bersantai.
  5. Kuliner: Di sekitar Candi Mendut terdapat banyak warung makanan dan restoran yang menyajikan kuliner khas Jawa Tengah. Pengunjung dapat mencicipi berbagai makanan dan minuman khas di sekitar candi.
  6. Berbelanja oleh-oleh: Di sekitar Candi Mendut terdapat banyak toko oleh-oleh yang menjual berbagai macam souvenir dan cendera mata. Pengunjung dapat membeli oleh-oleh untuk dibawa pulang sebagai kenang-kenangan.

Itulah beberapa aktivitas yang dapat dilakukan di Candi Mendut. Aktivitas-aktivitas tersebut dapat menambah pengalaman wisata di Candi Mendut dan menjadikan kunjungan lebih berkesan.

Wisata Sekitar Candi Mendut

Berikut adalah beberapa wisata sekitar Candi Mendut yang dapat dikunjungi:

  1. Candi Borobudur: Candi Borobudur merupakan salah satu situs warisan dunia UNESCO yang terletak sekitar 3 kilometer dari Candi Mendut. Candi ini merupakan candi Buddha terbesar di dunia dan salah satu objek wisata terpopuler di Indonesia.
  2. Candi Pawon: Candi Pawon merupakan candi kecil yang terletak di antara Candi Mendut dan Candi Borobudur. Candi ini juga merupakan situs peninggalan sejarah yang berasal dari masa Kerajaan Mataram Kuno.
  3. Museum Karmawibangga: Museum ini terletak di sebelah barat Candi Mendut. Museum ini menyimpan berbagai koleksi benda-benda sejarah dari masa Hindu-Buddha hingga masa modern di Jawa Tengah.
  4. Goa Kreo: Goa Kreo adalah tempat wisata alam yang terletak sekitar 5 kilometer dari Candi Mendut. Goa ini memiliki stalaktit dan stalagmit yang indah dan airnya yang jernih.
  5. Desa Wisata Candirejo: Desa Wisata Candirejo adalah sebuah desa wisata yang terletak sekitar 10 kilometer dari Candi Mendut. Desa ini menawarkan pengalaman unik bagi pengunjung untuk merasakan kehidupan desa tradisional di Jawa Tengah.
  6. Taman Kyai Langgeng: Taman ini terletak di kota Magelang, sekitar 15 kilometer dari Candi Mendut. Taman ini merupakan taman kota yang luas dan indah, dilengkapi dengan taman bermain, taman bunga, kolam ikan, dan berbagai fasilitas lainnya.

Itulah beberapa wisata sekitar Candi Mendut yang dapat dikunjungi. Semua wisata tersebut menawarkan pengalaman yang berbeda-beda dan bisa menjadi pilihan alternatif untuk melengkapi kunjungan ke Candi Mendut.

Hotel Sekitar Candi Mendut

Berikut adalah beberapa pilihan hotel yang terletak dekat dengan Candi Mendut:

  1. Plataran Borobudur Resort & Spa: Hotel mewah ini terletak sekitar 4 km dari Candi Mendut dan menawarkan pemandangan indah ke Candi Borobudur. Hotel ini memiliki berbagai fasilitas seperti restoran, kolam renang, spa, dan ruang rapat.
  2. Sarasvati Borobudur: Hotel ini terletak sekitar 2 km dari Candi Mendut dan menawarkan kamar yang luas dan nyaman dengan pemandangan kebun. Hotel ini juga memiliki fasilitas seperti restoran, kolam renang, spa, dan pusat kebugaran.
  3. The Atria Hotel and Conference Magelang: Hotel ini terletak sekitar 10 km dari Candi Mendut dan menawarkan kamar-kamar modern yang nyaman dan dilengkapi dengan fasilitas seperti restoran, kolam renang, dan pusat kebugaran.
  4. Villa Borobudur: Hotel ini terletak sekitar 3 km dari Candi Mendut dan menawarkan villa-villa dengan fasilitas lengkap seperti dapur, ruang tamu, dan teras dengan pemandangan taman. Hotel ini juga memiliki fasilitas seperti kolam renang dan spa.
  5. The Oxalis Regency Hotel Borobudur: Hotel ini terletak sekitar 3 km dari Candi Mendut dan menawarkan kamar-kamar yang nyaman dengan fasilitas seperti restoran, kolam renang, dan pusat kebugaran.

Itulah beberapa pilihan hotel yang terletak dekat dengan Candi Mendut. Semua hotel tersebut menawarkan fasilitas yang lengkap dan nyaman untuk memenuhi kebutuhan pengunjung.

Restoran Terbaik di Sekitar Candi Mendut

Berikut adalah beberapa restoran terbaik yang bisa ditemukan di sekitar Candi Mendut:

  1. Rumah Makan Sari Harjo – Restoran ini menyajikan masakan tradisional Jawa dan Indonesia dengan rasa yang lezat. Terdapat pilihan menu makanan yang lengkap, mulai dari nasi liwet, sate, gudeg, dan masih banyak lagi.
  2. Gudeg Bu Tjitro – Restoran ini terkenal dengan gudeg kering dan basahnya yang lezat. Selain itu, terdapat juga berbagai menu makanan lain seperti ayam goreng dan sayur asem.
  3. Soto Ayam Pak Sholeh – Restoran ini menyajikan soto ayam dengan kuah yang kaya rempah dan daging ayam yang empuk. Selain soto ayam, terdapat juga menu lain seperti nasi goreng, mie goreng, dan masih banyak lagi.
  4. Warung Tongseng Pak Budi – Restoran ini terkenal dengan tongseng kambingnya yang lezat dan empuk. Selain tongseng, terdapat juga menu lain seperti nasi goreng, mie goreng, dan masih banyak lagi.
  5. Bakmi Jowo Mbah Mo – Restoran ini menyajikan bakmi jawa dengan rasa yang enak dan porsinya yang besar. Selain bakmi jawa, terdapat juga menu lain seperti nasi goreng dan mie goreng.

Semua restoran tersebut berjarak sekitar 5-10 km dari Candi Mendut. Lokasi dan jarak masing-masing restoran bisa berbeda-beda. Namun, pastikan untuk mencoba masakan khas Jawa dan Indonesia ketika berkunjung ke Magelang dan sekitarnya.

Tips Liburan ke Candi Mendut

Berikut adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam merencanakan liburan ke Candi Mendut:

  1. Cek cuaca dan musim liburan: Sebelum merencanakan perjalanan, pastikan untuk memeriksa cuaca dan musim liburan di daerah tersebut. Pastikan untuk memilih waktu yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan Anda.
  2. Bawa pakaian yang sesuai: Karena Candi Mendut merupakan tempat yang bersifat religius, pastikan untuk memakai pakaian yang sopan dan tidak terlalu terbuka. Selain itu, bawa juga pakaian yang sesuai dengan cuaca di daerah tersebut.
  3. Persiapkan kamera dan baterai cadangan: Karena Candi Mendut memiliki keindahan arsitektur yang sangat indah, pastikan untuk membawa kamera dan baterai cadangan untuk mengambil foto-foto yang menarik.
  4. Bawa air minum dan makanan ringan: Meskipun di sekitar Candi Mendut terdapat warung-warung makanan, tetapi lebih baik untuk membawa air minum dan makanan ringan sebagai persiapan saat Anda berkunjung ke Candi Mendut.
  5. Patuhi aturan dan etika yang berlaku: Candi Mendut adalah tempat yang bersifat religius, jadi pastikan untuk mematuhi aturan dan etika yang berlaku. Jangan merusak atau mengambil barang dari Candi Mendut, serta jangan merokok atau makan di area yang tidak diizinkan.
  6. Gunakan jasa pemandu wisata: Jika Anda tidak terlalu familiar dengan Candi Mendut atau ingin mengetahui lebih dalam tentang sejarah dan kebudayaan di sekitar candi, Anda dapat menggunakan jasa pemandu wisata yang tersedia.
  7. Berbelanja oleh-oleh: Di sekitar Candi Mendut terdapat banyak toko oleh-oleh yang menjual berbagai macam souvenir dan cendera mata. Jangan lupa untuk membeli oleh-oleh sebagai kenang-kenangan.

Itulah beberapa tips yang dapat membantu Anda dalam merencanakan liburan ke Candi Mendut. Dengan memperhatikan tips di atas, diharapkan perjalanan Anda ke Candi Mendut akan lebih menyenangkan dan berkesan.

Related Articles

Wisata Dekat Stasiun Lempuyangan Yogyakarta

Wisata Dekat Stasiun Lempuyangan Yogyakarta

Wisata Dekat Stasiun Lempuyangan Yogyakarta ~ Yogyakarta, kota yang kaya akan budaya dan sejarah, menawarkan beragam destinasi menarik yang mudah dijangkau dari Stasiun Lempuyangan. Yogyakarta, sering disebut Jogja, adalah salah satu kota di Indonesia yang kaya akan...

Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta

Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta

Pantai Glagah di Kulonprogo tidak hanya sekadar pantai, tetapi juga karya seni alam yang memukau. Dengan pasir yang lembut dan ombak yang tenang, pantai ini menyuguhkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mari kita telusuri beberapa keajaiban alam yang dapat Anda...

Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta

Pantai Glagah Kulonprogo Yogyakarta

Pantai Glagah di Kulonprogo tidak hanya sekadar pantai, tetapi juga karya seni alam yang memukau. Dengan pasir yang lembut dan ombak yang tenang, pantai ini menyuguhkan pengalaman liburan yang tak terlupakan. Mari kita telusuri beberapa keajaiban alam yang dapat Anda...

0 Comments

0 Komentar

Chat Sekarang !
Butuh Bantuan?
Scan the code
Hallo,
Ada yang bisa Kami Bantu?